Bandar Lampung – Program Studi Sains Data Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Intan Lampung kembali menunjukkan kontribusi aktif dalam pengembangan talenta digital Indonesia. Salah satu dosennya, David Naista, S.Kom., M.T.I., dipercaya menjadi juri Lomba Kompetensi Siswa (LKS) DIKMEN Tingkat Nasional Tahun 2026 Bidang Web Technologies, yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Kegiatan LKS DIKMEN Tingkat Nasional 2026 Bidang Web Technologies dilaksanakan secara hybrid pada 26 Juli hingga 1 Agustus 2026 dengan melibatkan 32 peserta dari berbagai sekolah tingkat SMK, SMA, MA, MAK, dan sederajat di seluruh Indonesia. Kompetisi nasional ini menjadi salah satu wadah strategis dalam mengukur dan meningkatkan kompetensi peserta didik di bidang teknologi informasi, khususnya pengembangan aplikasi berbasis web.



Bidang Web Technologies pada LKS DIKMEN 2026 dirancang untuk menguji kemampuan peserta dalam membangun solusi digital secara menyeluruh, mulai dari pengembangan antarmuka pengguna hingga implementasi sistem berbasis layanan digital. Dalam pelaksanaannya, modul yang dikerjakan peserta dibagi menjadi tiga modul utama, yaitu:
1. Modul Client Side
Pada modul ini, peserta ditantang untuk mengembangkan aplikasi atau permainan (game) menggunakan teknologi pemrograman client side. Peserta dituntut mampu menerapkan konsep antarmuka interaktif, logika pemrograman pada sisi pengguna, serta menghasilkan aplikasi yang memiliki tampilan menarik dan pengalaman pengguna yang baik.
2. Modul Server Side
Pada modul server side, peserta mengerjakan pengembangan sistem backend berupa Application Programming Interface (API) serta membangun bagian front end yang terintegrasi dengan layanan tersebut. Modul ini menguji kemampuan peserta dalam merancang arsitektur aplikasi, mengelola komunikasi data antara server dan pengguna, serta menerapkan konsep pengembangan aplikasi web modern.
3. Modul Mobile Web Service
Pada modul mobile web service, peserta diminta untuk mengembangkan Progressive Web Application (PWA). Melalui modul ini, peserta diuji kemampuannya dalam membuat aplikasi web yang memiliki karakteristik seperti aplikasi mobile, termasuk aspek responsivitas, aksesibilitas, dan optimalisasi layanan digital pada berbagai perangkat.
Ketiga modul tersebut menggambarkan kebutuhan industri teknologi saat ini yang tidak hanya membutuhkan kemampuan pemrograman, tetapi juga pemahaman terhadap proses pengembangan aplikasi secara menyeluruh, mulai dari sisi pengguna (client side), pengelolaan sistem (server side), hingga implementasi layanan digital berbasis perangkat mobile.



Dalam proses penjurian, David Naista, S.Kom., M.T.I. dari Program Studi Sains Data Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Intan Lampung berkolaborasi bersama dua juri nasional lainnya, yaitu Thomas Galih Satria, S.Kom., M.T.I. dari Universitas Bina Nusantara dan Ferry Stephanus Suwita, S.Kom., M.T. dari Universitas Komputer Indonesia. Sementara itu, dukungan teknis kompetisi diberikan oleh Ahmad Irfan Maulana, S.Kom. dari PT Soméah Kreatif Nusantara sebagai teknisi bidang lomba.
Kepercayaan kepada dosen Program Studi Sains Data Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Intan Lampung untuk menjadi juri pada kompetisi nasional ini menjadi bukti kompetensi akademik dan profesional dalam bidang teknologi informasi, khususnya pengembangan sistem berbasis web. Peran tersebut juga menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan talenta digital Indonesia.
Melalui LKS DIKMEN Tingkat Nasional 2026 Bidang Web Technologies, peserta mendapatkan pengalaman berharga untuk mengembangkan kemampuan teknis, kreativitas, serta inovasi dalam menciptakan solusi digital. Kehadiran akademisi sebagai juri turut memastikan proses penilaian berjalan objektif berdasarkan standar kompetensi yang relevan dengan perkembangan teknologi saat ini.
Program Studi Sains Data Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Intan Lampung terus berkomitmen untuk berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia unggul melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Keterlibatan dosen dalam ajang nasional seperti LKS DIKMEN 2026 menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat ekosistem pendidikan digital dan mendukung lahirnya generasi talenta teknologi Indonesia yang kompeten dan berdaya saing.


No responses yet